:: SELAMAT DATANG DI WEBSITE POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN SURABAYA :: WASPADA PENYEBARAN COVID 19 :: TERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN :: WASPADA PENIPUAN YANG MENGATASNAMAKAN PEGAWAI POLTEKKES :: DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA 75 :: INDONESIA MAJU

23 Agustus 2022

Poltekkes Kemenkes Surabaya (Polkesbaya) menerima kunjungan dari 2 Poltekkes Kemenkes pada Senin, 22 Agustus 2022, yaitu Poltekkes Kemenkes Jakarta II dan Poltekkes Kemenkes Denpasar. Kedua Poltekkes Kemenkes tersebut melakukan kunjungan dengan agenda yang berbeda. Tujuan kunjungan Poltekkes Kemenkes Jakarta II adalah Pusat Unggulan Iptek (PUI) Pemberdayaan Masyarakat, sedangkan Poltekkes Kemenkes Denpasar melakukan kunjungan dalam rangka studi banding terkait penjaminan mutu. Kedua rombongan poltekkes tersebut diterima oleh drg. Bambang Hadi Sugito, M.Kes, Direktur Polkesbaya, di Aula Laboratorium Terpadu Polkesbaya. Selanjutnya setelah acara pembukaan, kedua poltekkes melanjutkan agenda kegiatan benchmarking pada ruangan yang berbeda.

Poltekkes Kemenkes Jakarta II yang dikomandani oleh Direktur, Joko Sulistyo, ST, M.Si, membawa 15 orang pengelola PUI Pengembangan, Pengujian, dan Kalibrasi Alat Kesehatan (PUI-P2KAL). Tujuan dari kunjungan tersebut adalah dalam rangka meningkatkan fungsi Tridharma Perguruan Tinggi dan meningkatkan kualitas PUI, di samping juga memiliki tujuan untuk mempelajari pengembangan dan pengelolaan PUI di Polkesbaya serta menjalin kerja sama penelitian. Didalam kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama Pusat Unggulan Iptek di kedua Poltekkes Kemenkes.

Berbeda dengan Poltekkes Kemenkes Jakarta II, kunjungan Poltekkes Kemenkes Denpasar terkait dengan sistem penjaminan mutu. Kepala Pusat Penjaminan Mutu Polkesbaya mendampingi kunjungan Poltekkes Kemenkes Denpasar. Paparan terkait sistem penjaminan mutu baik internal maupun eksternal disampaikan oleh Kapus Penjaminan Mutu. Dalam kegiatan tersebut, dijelaskan juga strategi Polkesbaya dalam meraih akreditasi unggul serta dipaparkan sistem informasi pusat penjaminan mutu (SIMPUSJAMU).

Kegiatan benchmarking semacam ini sangat diperlukan oleh Poltekkes Kemenkes dalam upaya pengembangan Poltekkes Kemenkes untuk mendukung transformasi kesehatan pilar keempat yaitu SDM Kesehatan. Poltekkes Kemenkes dapat saling berbagi ilmu dan informasi agar dapat berkembang bersama demi memajukan sumber daya manusia kesehatan.

  • Share/Bookmark

 

Tulis Komentar