:: SELAMAT DATANG DI WEBSITE POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN SURABAYA :: WASPADA PENYEBARAN COVID 19 :: TERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN :: WASPADA PENIPUAN YANG MENGATASNAMAKAN PEGAWAI POLTEKKES :: DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA 75 :: INDONESIA MAJU

1 Oktober 2021

Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya (Polkesbaya) menyelenggarakan wisuda Program Diploma III dan Sarjana Terapan secara daring dan luring, Rabu, 29 September 2021.Terdapat 5 mahasiswa hadir secara luring sebagai perwakilan dari masing-masing agama, sedangkan lainnya mengikuti wisuda secara daring. Wisuda ini merupakan wisuda gelombang I Tahun 2021. Dalam wisuda kali ini,  Direktur Polkesbaya mewisuda  693  lulusan terdiri dari 394 lulusan Program Diploma III dan 299 lulusan Program Sarjana Terapan. Selanjutnya seluruh lulusan dilakukan angkat sumpah tenaga kesehatan oleh Kepala Badan PPSDM Kesehatan yang diwakili oleh Kepala Pusat Pelatihan SDM Kesehatan, Dra.Oos Fatimah Rosyati, M.Kes.

Lulusan terbaik diraih oleh Debby Rahmawati dari Program Studi DIII Kebidanan Magetan dengan IPK 3,91. Sambutan perwakilan wisudawan disampaikan oleh Bilqis Nur Mustafa dari Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan. Dalam sambutannya, Bilqis mengucapkan terima kasih kepada segenap dosen yang telah mendidik dan membagikan ilmu kepada seluruh mahasiswa. Bilqis mengatakan bahwa semua lulusan adalah terbaik karena dicetak oleh dosen terbaik, pembimbing terbaik dan orang tua terbaik.

Selanjutnya, sambutan Kepala Badan PPSDM Kesehatan disampaikan oleh Kepala Pusat Pelatihan SDM Kesehatan, Dra.Oos Fatimah Rosyati, M.Kes. Kapuslat SDM Kesehatan mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang telah berhasil menyelesaikan seluruh proses pendidikan dan telah dinyatakan lulus dan pada hari ini diwisuda. Walaupun demikian, perlu dipahami bahwa proses wisuda bukanlah akhir dari perjalanan. Setelah ini, para lulusan harus menjalani proses – proses lanjutan seperti registrasi dan izin sebagai tenaga kesehatan.

“Selain itu penting juga untuk dipahami bahwa dengan menjadi tenaga kesehatan berarti saudara berkomitmen untuk mengabdikan diri dalam pelayanan kesehatan melalui tugas mulia yang tujuan utamanya adalah untuk pencapaian derajat kesehatan masyarakat yang lebih baik.”, tambah Dra. Oos Fatimah Rosyati, M.Kes.

Beliau menambahkan, dalam menyikapi Pandemi Covid-19 yang sudah hampir 2 tahun berlangsung, momentum ini bisa dijadikan langkah nyata bagi pemerintah dan setiap sector untuk menggerakkan perubahan di bidang Kesehatan. Peran Perguruan Tinggi dalam Pandemi Covid salah satunya melalui program Kampus Sehat. Kampus sehat merupakan gerakan untuk hidup sehat pada tatanan kampus. Peran kampus menuju Indonesia Sehat melalui gerakan menuju hidup sehat dengan pendekatan pencegahan, edukasi dan promosi Kesehatan. Pelaksanaan kampus sehat ternyata juga diperlukan tidak hanya untuk mencegah PTM namun juga penyakit menular, seperti yang saat ini melanda hamper seluruh negara di dunia, yaitu Covid-19. Kebiasaan hidup sehat ternyata juga merupakan hal yang dapat melindungi individu dan dapat mencegah terjangkitnya penyakit tersebut. Gerakan kampus sehat perlu tetap dilaksanakan dan digalakkan untuk membantu komunitas kampus tetap sehat, sekaligus ikut membantu pemerintah setempat mengendalikan pandemi.

Untuk para wisudawan, lulus dalam kondisi yang tidak mudah saat ini, merupakan tantangan yang harus dihadapi. Kita gunakan kesempatan ini untuk beradaptasi dan selalu belajar untuk menemukan cara – cara baru yang positif dalam meraih cita – cita.

Selamat kepada seluruh wisudawan. Semoga ilmu yang diperoleh dapat berkontribusi dalam membangun negeri menuju Indonesia sehat.

  • Share/Bookmark

 

Tulis Komentar