:: SELAMAT DATANG DI WEBSITE POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN SURABAYA :: WASPADA PENYEBARAN COVID 19 :: TERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN :: WASPADA PENIPUAN YANG MENGATASNAMAKAN PEGAWAI POLTEKKES :: DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA 75 :: INDONESIA MAJU

9 Juni 2022

Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya (Polkesbaya) menyelenggarakan wisuda Program Diploma III dan Sarjana Terapan pertama kali secara luring sejak pandemi Covid-19, Rabu, 8 Juni 2022. Dalam wisuda kali ini,  Direktur Polkesbaya mewisuda  93  lulusan terdiri dari 30 lulusan Program Diploma III dan 63 lulusan Program Sarjana Terapan. Selanjutnya seluruh lulusan dilakukan angkat sumpah tenaga kesehatan oleh Direktur Poltekkes Kemenkes Surabaya, drg. Bambang Hadi Sugito, M.Kes.

Sambutan perwakilan wisudawan disampaikan oleh Nuritza Maulidia dari Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Elektro-medis. Dalam sambutannya, Izza mengucapkan terima kasih kepada Bapak Ibu dosen atas ilmu dan bimbingan yang telah diberikan, dan telah mengantarkan para mahasiswa menjemput gelar baru pada hari wisuda.

Selanjutnya, Direktur Jenderal Tenaga Kesehatan, drg. Arianti Anaya, MKM menyampaikan sambutan secara daring. Dirjen Nakes mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang telah berhasil menyelesaikan seluruh proses pendidikan dan telah dinyatakan lulus dan pada hari ini diwisuda. “Tentunya apresiasi yang luar biasa kepada wisudawan dan wisudawati karena saya tahu bahwa Saudara-Saudara semua telah melalui proses pendidikan di masa yang sulit, yaitu pandemi Covid-19 dimana banyak sekali perubahan-perubahan sistem yang harus dilakukan mengikuti kondisi Covid-19 tetapi para Saudara berhasil menyelesaikan dengan baik dan pengalaman yang didapatkan di bangku pendidikan saya yakin Saudara akan mampu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi di masyarakat.”

Dalam sambutannya, Dirjen Nakes menyampaikan bahwa keberadaan para lulusan sebagai tenaga kesehatan saat ini tentu sudah ditunggu oleh masyarakat karena kita sedang berlomba untuk menyelesaikan berbagai pemasalahan kesehatan. Saat ini angka kematian ibu melahirkan, angka kematian bayi baru lahir, dan stunting masih tinggi. Ini adalah indikator-indikator tingkat kesehatan satu negara dimana kita masih menghadapi persoalan yang cukup banyak. Kemudian, penyakit lain seperti TB, yang masih nomor 2 di dunia. Kita juga belum selesai menghadapi pandemi dan sudah dihadapkan lagi dengan berbagai penyakit yang mengakibatkan kematian cukup tinggi seperti jantung, stroke, syaraf, dan ginjal serta kanker.

Selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Semoga ilmu yang diperoleh dapat berkontribusi dalam membangun negeri menuju Indonesia sehat.

  • Share/Bookmark

 

Tulis Komentar